You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lahan Tidur di Buperta Cibubur Digarap Jadi Urban Farming
photo Nurito - Beritajakarta.id

Lahan Tidur di Buperta Cibubur Digarap Jadi Urban Farming

Lahan tidur seluas 1.500 meter persegi  di kawasan Buperta Cibubur, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, sejak pekan lalu digarap untuk dijadikan area urban farming.  

Saat ini lahan masih banyak ditumbuhi tanaman liar

Camat Cipayung, Panangaran Ritonga mengatakan, penggarapan lahan tidur ini melibatkan 30 personel gabungan PPSU Kelurahan Pondok Ranggon dan Munjul dibantu dari komunitas Kelompok Petani Pinggir Buperta (KPPB) Cibubur. Targetnya pada awal Februari mendatang lahan yang saat ini masih semak belukar sudah bisa ditanami sejumlah tanaman produktif.

"Saat ini lahan masih banyak ditumbuhi tanaman liar. Seperti rumput, ilalang, pohon ceri, petai Cina dan sejumlah tanaman liar lainnya," ujar Ritonga, Rabu (10/1).

Pastikan Ketersediaan Pangan dan Stabilitas Harga, Pj. Gubernur Heru Lakukan Panen Bersama hingga Luncurkan Pangan Murah

Jika tanaman liar sudah dibersihkan, ungkap Ritonga,lahan akan dibajak menggunakan mesin pembajak untuk digemburkan secara bertahap. Agar lahan yang masih keras ini ke depannya bisa ditanami sejumlah tanaman sayur-mayur dan tanaman produktif.

Dilanjtukan Ritonga, pada tahap awal nanti lahan akan ditanami kacang tanah dan singkong. Kemudian, di sisi pinggir lahan akan ditanami pohon Pepaya California.

"Jika sudah dipanen, kami akan beralih menanam beraneka macam sayur seperti Kangkung, Pakcoy, Bayam, Terung, Cabai dan lainnya," ujar Ritonga.

Lurah Pondok Ranggon, Jenuri menambahkan, banyaknya tanaman liar dan pohon besar di lahan ini menjadi kendala bagi petugas di lapangan, karena mereka harus menebang pohon dan meratakannya dengan tanah.

"Petugas juga terganggu dengan adanya sarang tawon berukuran sekitar 50 sentimeter pada pohon di lahan tersebut," ucapnya, seraya menambahkan akan minta bantuan Sudin Gulkarmat untuk mengevakuasi sarang tawon tersebut

"Kami targetkan awal Februari nanti, lahan ini sudah bisa ditanami sayuran dan pohon produktif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1638 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1202 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1023 personFolmer
  4. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1018 personDessy Suciati
  5. DKI Dukung Pusat Bangun Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

    access_time28-03-2026 remove_red_eye924 personDessy Suciati